Taktik Trading Forex "Antibangkrut" untuk Pemula
Apakah Anda pernah dengar narasi jika foreign exchange (forex) ialah sebuah perdagangan yang menakutkan karena mempunyai potensi habiskan dana secara cepat. Bahkan juga, seringkali forex membuat seorang pailit?
Hal-hal lain, apa Anda sempat juga mempunyai pengetahuan jika forex tidak lebih dari wujud permainan judi?
Sama. Hal tersebut yang saya alami. Saat mulai kenalan dengan dunia keuangan, persisnya 17 tahun lalu, saya merasakan beberapa cerita dan rumor yang lebih kurang semacam itu.
Namun, saya ingin katakan ke Anda jika apa saja yang Anda kerjakan tanpa dimengerti bisa membuat nahas. Saat tidak memahami, Anda mempunyai potensi besar cuman tebak-tebakan. Anggapan ini yang selanjutnya meruncing pada permainan judi. Karena, menerka memiliki arti bertaruh. Ini sama dengan taruhan.
Dalam tulisan pertama ini, saya akan memberi 'Rahasia Antibangkrut' dalam sebuah perdagangan forex dan komoditi.
Jika kita ambil contoh beli mata uang Euro dan menggantikannya dengan dollar AS, kemungkinan tidak terpikir.
Karena, sebagian besar dari kita tidak pernah eksper masalah itu di dunia riil. Karena itu, untuk mempermudah Anda pahami ini, saya akan mengibaratkannya dengan beli emas. Namun, emas yang dibeli tidak dengan mata uang rupiah, tetapi dollar AS.
memikirkan yang semacam itu, semakin lebih gampang kan?
Beli emas 3 kg dengan 1 high-end handphone
Perdagangan komoditi emas pada bursa berjangka memungkinkannya Anda beli emas 3 kg (kg) cuman dengan modal handphone high-end. Ucapkanlah, harga gadget-nya sekitaran Rp 10 juta sampai Rp 14 juta.
Pikirkan, 3 kg emas yang harga capai miliaran rupiah jadi komoditi yang diperjualbelikan di bursa berjangka bisa diperoleh cukup dengan handphone high-end yang Anda punyai.
Lebih serunya, pikirkan keuntungan yang dapat diperoleh. Jika harga emas naik per gr Rp 1.000, keuntungan yang dapat Anda peroleh ialah Rp tiga juta. Penghitungan ini didapatkan dari 3.000 gr emas dikalikan dengan Rp 1.000.
Bagaimana, terpikir kan jika Rp tiga juta barusan telah full jadi punya Anda.
Coba kalkulasi, bermodal handphone yang Anda punyai dengan harga Rp 10 juta, Anda dapat mendapatkan untung Rp tiga juta. Untung yang didapatkan dari peningkatan harga emas ialah 30 % dari harga handphone Anda.
Saya pikir, siapa saja ingin dengar narasi ini. Nach, berikut kurang lebih narasi sales dan pemasaran dari perusahaan berjangka yang tawarkan Anda dengan menyajikan bukti sukses alias untung dari client mereka yang untung.
Naik oke, bagaimana jika turun?
Pertanyaan itu jadi sangat bagus. Karena Anda ketahui, disini persoalan mulai ada.
Maka bila Anda beli emas bermodal handphone high-end dan saat itu juga naik, karena itu skenario tadi kita bahaslah yang terjadi.
Namun, jika keadaannya dibalik di mana Anda beli dan rupanya turun, siapa yang hendak tanggung-jawab?
Janganlah lupa, saat harga turun Rp 3.333 per gr saja, modal handphone Anda sendiri sebetulnya tidak ada. Mengapa begitu?
Karena, handphone high-end dengan harga Rp 10 juta telah sama dengan pengurangan harga emas 3 kg dengan replikasi barusan.
Hal yang perlu dimengerti, Anda dilarang nakal. Maknanya, saat sedang naik atau untung, Anda ingin mengambil seutuhnya. Karena itu, jika sedang turun juga, Anda harus ambil resikonya seutuhnya juga.
Nach! Inilah permasalahannya. Narasi masalah resiko ini tak pernah dikisahkan dan tidak pernah jadi pengetahuan untuk beberapa orang yang lakukan transaksi bisnis forex atau komoditi di pasar berjangka.
Walau sebenarnya, beli satu lot komoditi di pasar berjangka bisa saja sama dengan beli 3 kg emas.
Ingatkah, saat Anda lakukan transaksi bisnis forex dan komoditi, Anda tidak pernah bicara berkenaan gr dan kg. Karena, unit untuk komoditi di pasar berjangka ialah lot. Kenapa tidak kita konversikan saja?
Maka nilai 1 lot barusan dipandang seperti kita beli emas dengan memakai dollar AS. Pada perdagangan ini, mata uang yang digunakan dikenali sebagai XAU/USD.
Karena itu, saat Anda beli 1 lot, uang yang dikeluarkan ialah 1.800 dollar AS per troy ounce.
Maka saat Anda ingin beli 1 lot atau 100 troy ounce, simpulkan dengan mengalikannya dengan 1.800 dollar AS.
Lalu, berapakah 1 troy ounce itu bila dikonversikan dengan berat emas? Untuk dipahami, 1 troy ounce sama dengan 31,103 gr emas. Maknanya, 100 troy ounce sama dengan 3.110 gr. Jumlah ini sama dengan contoh barusan. Anda melakukan pembelian sama dengan 3,1 kg emas.
Maka uang sebetulnya yang perlu Anda bayar sejumlah 1.800 dollar AS dikali 100. Karena itu, Anda beli 31.103 gr sebesar 180.000 dollar AS.
Namun, sebagian dari Anda kemungkinan bertanya, kenapa yang diibaratkan jadi modal atau keuntungannya malah ukuran harga handphone high-end, bukan uang yang dikeluarkan dengan harga emas barusan?
Karena, transaksi bisnis pada perdagangan komoditi tidak membuat kita harus cetak langsung emasnya secara fisik. Ditambah, kita bisa membayar uang muka atau down payment (DP)-nya lebih dulu dengan nilai 1:100.
Maknanya, Anda cukup mempersiapkan dana 1 % saja dari 180.000 dollar AS alias 1.800 dollar AS. Nach, disini kita pada akhirnya tahu kenapa rumusan transaksi bisnis pada perdagangan forex dan komoditi di bursa berjangka tidak perlu menyerahkan secara penuh sebesar 180.000 dollar AS.
Bagaimanapun juga dengan "Antibangkrut" yang semenjak awalnya saya gemakan pada tulisan ini?
Jawabnya, ada tiga point khusus supaya Anda tidak pailit.
Pertama, Anda perlu memahami bagaimanakah cara berhitung semua yang saya muat pada tulisan ini.
Ke-2 , Anda perlu mempersiapkan nominal dana toleran maksimal atas harga emas atau forex yang Anda transaksi bisniskan. Dana toleran ini berperanan sebagai penjaga saat investasi Anda alami peningkatan atau turun. Berapakah nominal yang membuat Anda tenang.
Ke-3 , Anda perlu mempunyai taktik simpel untuk tentukan harga sedang murah dan mahal.
Tetapi, tidak boleh kadang-kadang mengulang-ulang kekeliruan beberapa trader forex. Mereka masih tetap berbisnis walau benar-benar tidak pahami tulisan yang barusan Anda baca.
Silahkan kita teruskan ulasan pada point ke-2 dan ke-3 pada artikel seterusnya.
Komentar
Posting Komentar